Menurut American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi kejadian yang tepat dalam bentuk satuan uang dan penafsiran hasil proses tersebut. Dari pengertian akuntansi tersebut, dapat diketahui bahwa kegiatan akuntansi meliputi pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan pelaporan. Setiap perusahaan pasti memiliki laporan keuangan. Laporan keuangan tersedia pada perusahaan manapun baik perusahaan jasa, dagang, maupun manufaktur. Hal ini dikarenakan laporan keuangan memiliki peran penting bagi perusahaan. Laporan keuangan menunjukkan laporan transaksi keuangan secara rinci dan jelas.

Apa itu Laporan Keuangan?

Laporan keuangan merupakan hasil dari proses kegiatan pelaporan akuntansi. Menurut PSAK No.1 (2015:1), “Laporan keuangan adalah penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas.” Laporan keuangan dibuat setiap dalam periode tertentu antara lain secara bulanan, triwulan, semester, dan tahunan.

Berdasarkan penjelasan diatas, peran laporan keuangan menjadi penting untuk di telusuri.

Apa sajakah peran laporan keuangan? Simak dibawah ini

Peran Laporan Keuangan

Laporan memiliki peran penting bagi perusahaan, sebagai berikut :

  1. Memberikan informasi keuangan mengenai aktiva/aset, kewajiban/utang, dan ekuitas/modal perusahaan
  2. Memberikan informasi keuangan kepada para pemakai laporan keuangan sehingga dapat memperkirakan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba
  3. Memberikan informasi lainnya yang berhubungan dengan laporan keuangan seperti kebijakan akuntansi yang dipakai oleh perusahaan

Peran laporan keuangan bagi pemakainya sebagai berikut:

  1. Bagi pihak intern (Internal User), digunakan sebagai dasar membuat perencanaan juga pengawasan terhadap kegiatan perusahaan
  2. Bagi pihak ekstern (External User), digunakan sebagai pedoman, bahan pertimbangan, juga penilaian mengenai keadaan dan kegiatan perusahaan dalam mengelola keuangan.

Peran laporan keuangan relatif bermacam tergantung kepada pemakai laporan sebagai contoh investor. Investor membutuhkan informasi laporan keuangan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Contoh lain fungsi laporan keuangan terhadap para kreditur. Para kreditur membutuhkan informasi laporan keuangan untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pemberian kredit.

Jenis, Bentuk, dan Contoh Membuat Laporan Keuangan

Jenis dan Bentuk Laporan Keuangan

Berikut merupakan jenis laporan keuangan yang biasa digunakan :

Laporan Laba Rugi (Income Statement)

Laporan laba rugi merupakan laporan yang berisi informasi mengenai pendapatan dan biaya perusahaan selama periode tertentu. Laba atau rugi secara garis besar dihasilkan dari perhitungan penjualan/pendapatan yang dikurangi dengan biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan. Beberapa kegunaan laporan laba rugi yaitu menilai keberhasilan operasi perusahaan dan efisiensi manajemen dalam mengelola perusahaan, bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan terkait penggajian dan pengupahan, membuat kebijakan investasi, dan lain sebagainya. Terdapat beberapa bentuk laporan laba rugi antara lain:

  1. Bentuk Satu Tahap (Single Step)

Pada laporan laba rugi satu tahap, seluruh akun pendapatan yang terdiri dari pendapatan usaha dan luar usaha disajikan menjadi satu laporan bagian atas kemudian bagian bawah terdiri dari seluruh akun biaya baik biaya usaha maupun luar usaha. Berikut contoh laporan laba rugi satu tahap.

  1. Bentuk Bertahap (Multiple Step)

Laporan laba rugi bertahap mengelompokkan akun pendapatan dan biaya kedalam dua kelompok besar. Kelompok pertama yaitu pendapatan dan biaya usaha kemudian kelompok kedua yaitu pendapatan dan biaya diluar usaha. Berikut contoh laporan laba rugi bertahap. 

Laporan Perubahan Ekuitas (Capital Statement)

Laporan perubahan ekuitas menggambarkan perubahan modal perusahaan dari satu periode ke periode berikutnya. Informasi yang terdapat dalam laporan perubahan ekuitas adalah modal awal, tambahan setoran modal pemilik, laba/rugi perusahaan, dividen, pengambilan pribadi (prive), dan modal akhir. Berikut contoh bentuk laporan perubahan ekuitas.

Laporan perubahan ekuitas memiliki perbedaan bentuk dalam penyusunan tergantung pada jenis perusahaan. Untuk perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), laporan ini disebut Laporan Laba Ditahan.

Bentuk Laporan Perubahan Ekuitas

Bentuk Laporan Laba Ditahan

Neraca (Balance Sheet)

Neraca merupakan bagian dari laporan keuangan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada akhir periode akuntansi. Informasi akuntansi yang terdapat dalam neraca antara lain aktiva, utang, dan modal dalam periode tertentu. Terdapat beberapa bentuk neraca yaitu :

  1. Bentuk Rekening (Account Form)

Bentuk rekening merupakan bentuk neraca yang tidak cocok apabila digunakan untuk mengetahui perkembangan perusahaan dimana bentuk neraca ini disusun secara horizontal dengan aktiva berada di sebelah kiri dan pasiva berada disebelah kanan.

  1. Bentuk Laporan (Report Form)

Bentuk laporan merupakan neraca yang cocok apabila digunakan untuk mengetahui perkembangan perusahaan dimana bentuk neraca ini disusun ke bawah (vertikal) dengan aktiva di atas dan pasiva dibawah.

Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flow)

Laporan arus kas menyajikan informasi berupa perubahan pada kas atau setara kas pada periode tertentu. Setara kas adalah investasi jangka pendek yang sangat likuid dan dapat segera ditukar dengan kas. Umumnya, waktu jatuh tempo investasi tiga bulan atau kurang yang dapat dikategorikan setara kas. Tujuan laporan ini adalah memberikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode dan memberikan informasi mengenai aktivitas sebagai berikut:

  • Aktivitas operasi berisi informasi yang berkaitan dengan transaksi-transaksi yang menghasilkan laba bersih seperti penagihan piutang dari pelanggan, penerimaan bunga dan dividen atas suatu investasi, dan penerimaan atau pembayaran kegiatan operasi lainnya.
  • Aktivitas investasi antara lain penjualan dan pembelian aktiva tetap, penjualan atau pembelian investasi bukan setara kas.
  • Aktivitas pendanaan berkaitan dengan utang dan modal pemilik seperti pembayaran dividen, pinjaman obligasi, dan lain sebagainya.

Berikut bentuk / format laporan arus kas:

Catatan atas laporan keuangan

Catatan atas laporan keuangan ini berisi informasi tambahan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan juga ringkasan mengenai kebijakan akuntansi dan informasi penjelasan lainnya terkait perusahaan.

Mari Kita Simak Cara Buat Laporan Keuangan di Perusahaan

Dalam membuat laporan keuangan, terdapat tahapan / urutan dalam melakukan kegiatan penyusunan laporan keuangan yang benar nan baik agar bisa dipahami oleh pembaca, antara lain :

  1. Tahapan / Urutan awal ialah menyusun transaksi yang terjadi pada suatu periode dalam perusahaan kedalam jurnal umum atas transaksi yang telah terjadi.;
  2. Lalu lakukan kegiatan rangkuman atas postingan jurnal transaksi yang telah dibuat ke dalam Buku Besar ; 
  3. Silahkan siapkan kegiatan untuk melakukan kegiatan tahapan yaitu Neraca Saldo
  4. Lalu lakukan lah Jurnal dan posting penyesuaian Prepaid & Terutang
  5. Setelah itu siapkan Neraca Lajur (Worksheet)
  6. Yang terakhir susunlah Laporan Keuangan

Contoh Laporan Keuangan

Setelah penjelasan mengenai jenis dan bentuk laporan keuangan, berikut ini contoh penyusunan laporan keuangan secara keseluruhan:

Kesimpulan

Kesimpulan dalam artikel ini adalah pelaporan keuangan dalam perusahaan yang memiliki catatan transaksi keuangan pada suatu periode. Akuntansi memiliki tahapan / urutan untuk melakukan kegiatan penyusunan laporan keuangan yang baik dan benar. Maka dari itu, laporan keuangan yang disusun oleh perusahaan haruslah jelas dan relevan informasi nya, serta harus valid pula.

Perusahaan manapun juga memiliki tahapan / urutan yang berbeda dalam melakukan kegiatan ini (penyusunan laporan keuangan). Perusahaan melakukan kegiatan tersebut dengan memperhatikan kebijakan yang telah ditentukan oleh peraturan akuntansi PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) untuk menyusun dan melaporkan laporan keuangan yang mencakup seluruh kegiatan transaksi oleh perusahaan. 

Maka dapat dikatakan, perusahaan memiliki suatu kebebasan dalam menentukan tahapan / urutan membuat laporan keuangan dimana perusahaan akan melakukan kegiatan penyusunan laporan keuangan yang benar nan baik agar bisa dipahami oleh pengguna / pembaca internal maupun external.

Tentang Genie Indonesia

Genie Omnichannel adalah solusi All-In-One untuk e-commerce berbasis Cloud yang menyediakan rangkaian lengkap manajemen ritel untuk meningkatkan penjualan dan efisiensi kerja untuk online dan offline. Kamu dapat mencoba gratis 7 Hari Genie Omnichannel Sekarang

Ayo Daftar Genie Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Genie!