Anggaran biaya bisnis di era new normal kemungkinan akan membutuhkan beberapa penyesuaian yang diperlukan pasca pandemi COVID-19. Banyak yang mengatakan bahwa anggaran biaya membuat pengeluaran bisnis semakin membengkak. Lalu apa saja penambahan biaya bisnis di era new normal dan bagaimana bisnis menghadapi new normal?

  1. Biaya Logistik Naik

Karena adanya COVID-19, biaya pengiriman barang impor atau ekspor untuk bahan baku jadi lebih mahal dibandingkan sebelumnya. Selain itu, orang yang bekerja secara work from home juga telah mengubah cara berbisnis. Sementara komunikasi dapat dilakukan dengan mudah. Kenaikan biaya logistik kantor ini sangat perlu diperhatikan bisnis saat new normal.

  1. Tambahan Biaya Internet

Di era awal mula pandemi dan work from home, internet menjadi hal yang jauh lebih penting daripada masa-masa sebelumnya. Internet menjaga bisnis tetap berjalan dan karyawan saling terhubung satu sama lain. Sejumlah pemilik bisnis telah menaikkan rencana biaya internet mereka karena pada akhirnya, video call dan proses bisnis secara online menjadi tata kebiasaan di normal yang baru.

  1. Pembelian Software untuk Efisiensi

Ketika karyawan bekerja dari rumah, pebisnis mulai memperhitungkan software dan aplikasi yang tepat untuk membantu seluruh bisnis berjalan selancar mungkin. Tapi akhirnya, kamu tetap akan memasukkan anggaran biaya penggunaan software untuk jangka panjang karena seperti software Omnichannel dan Omnichannel Genie terbukti penting untuk mengefisiensikan bisnis kamu.

  1. Kesehatan dan Kesejahteraan Karyawan

Krisis kesehatan global yang sedang berlangsung mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan karyawan, juga menjadi sorotan dalam dunia bisnis. Selain asuransi kesehatan, bisnis juga dapat membantu karyawan terutama mereka yang masih bekerja di kantor dengan memberikan sejumlah panduan dan manfaat kesehatan agar meningkatkan kekebalan karyawan terhadap COVID-19 dan penyakit lainnya.

  1. Sanitasi dan Tindakan Pencegahan Lain

Jika bisnis kembali membuka kantor dalam waktu dekat, bisnis dimungkinkan untuk memperhatikan pedoman dan protokol kesehatan sebagai tindakan pencegahan penularan COVID-19. Hal ini termasuk penyemprotan desinfektan di ruang kantor setiap hari, langkah-langkah membatasi karyawan di kantor, penyediaan sanitasi seperti termometer, masker wajah dan hand sanitizer dan bahkan uji COVID-19.

Anggaran biaya memang menjadi langkah pertama untuk membuat rencana keuangan yang layak. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, buat rencana realistis.

Lalu bisnis juga perlu memprioritaskan pengeluaran dan mengantisipasi biaya bisnis yang akan datang. Setidaknya dalam beberapa bulan mendatang. Bisnis juga perlu menghemat sebisa mungkin untuk mencegah defisit.

Masa transisi ke era new normal dan pembukaan kembali bisnis memang harus disertai dengan semua anggaran biaya tambahan tersebut, tetapi setiap rupiah yang dikeluarkan sangat berarti bagi semua orang agar sehat dan aman dari ancaman Virus Corona dan bisnis tetap selancar mungkin.