Dalam beberapa bulan terakhir, bisnis semakin ke arah era digital, ini disebabkan bukan karena pilihan, tetapi karena keadaan. Sementara beberapa berjuang untuk beradaptasi, sebagian lainnya menjadi unggul karena mereka sudah beradaptasi dengan work from home sambil terus mendorong operasional sesuai agenda.

Tentu saja, sektor dan jenis bisnis memainkan peran penting. Bisnis yang operasionalnya sebagian besar duduk di kantor mungkin merasa lebih mudah untuk beradaptasi daripada yang lain, bisnis lainnya tidak dapat beroperasional sambil tetap mematuhi pedoman pemerintah, atau mereka diperintahkan untuk menutup sepenuhnya sampai pelonggaran PSBB diumumkan. Bagi mereka yang dapat terus beroperasi, fleksibilitas mereka sebagai suatu perusahaan akan membedakan di masa new normal.

Bisnis apa pun sebenarnya tetap dapat berjalan, karena new normal bukan hanya tentang siapa yang memiliki teknologi paling canggih. New normal adalah masa kemampuan kamu untuk bereaksi dan beradaptasi dengan cepat dalam menanggapi kebutuhan yang terus berkembang atau lingkungan bisnis yang berubah. New normal bagi bisnis adalah tentang melakukan hal yang benar pada waktu yang tepat, dengan orang yang tepat untuk mencapai hasil yang tepat.

  1. Melakukan Eksperimen

Untuk mempelajari cara beradaptasi dan menciptakan cara kerja baru, kamu perlu bereksperimen. Krisis memaksa kamu untuk bertindak sangat cepat, bahkan kadang dalam waktu sehari. Belajar lah dari pengalaman orang-orang untuk menghadapi krisis, cari celah kelebihan dan kekurangan. Eksperimenkan cara A dan B. Dengan bereksperimen, kamu tidak hanya siap menghadapi new normal saat ini, tetapi bisnis lebih kuat dan tangguh untuk masa krisis apapun yang akan datang.

  1. Minta Feedback Orang Sekitar

Disaat menuju new normal, kamu perlu mendengar orang-orang di sekitar bisnis, karyawan dan pelanggan. Kamu harus secara konsisten meminta feedback, memiliki waktu untuk bereksperimen atas feedback mereka dan menemukan solusi terbaik.

  1. Sadar Akan Perubahan Sikap dan Perilaku Konsumen

Kamu wajib sadar bahwa sikap dan perilaku konsumen akan berubah. Konsumen tidak akan memikirkan kembali barang yang hanya menunjukkan kemewahan, tetapi bagaimana produk yang dibeli benar-benar bermanfaat. Selain itu, keamanan dan kebersihan akan produk atau layanan yang diberikan juga menjadi pertimbangan.

  1. Hubungan Sehat dengan Karyawan

Seiring berjalannya waktu, karyawan work from home mulai merasa jauh dari bisnis dan kerabat mereka. Oleh karena itu, menjaga jalur komunikasi sangat penting agar karyawan tetap merasa terlibat. Bahkan, jika dilibatkan dan dikomunikasikan dengan cara yang tepat, karyawan akan terus berinovasi dan memulai berbagai ide solusi baru bagi bisnis karena adanya pandemi.

  1. Jangan Berpikir Bisnis Kembali Seperti Semula

Perubahan karena krisis ini tidak bersifat sementara. Dalam waktu hanya beberapa minggu, kita telah melihat kemajuan pesat penerapan teknologi digital dan sebagai hasilnya, dunia bisnis berubah. Walau kamu berusaha kembali ke cara tradisional, kamu tidak akan hanya ditantang oleh tuntutan karyawan atau pelanggan yang sudah terbiasa dengan cara baru, melainkan juga berbagai kemunculan usaha lain yang semakin terdepan dan dinamis karena krisis ini.

Begitulah beberapa cara agar bisnis kamu bisa beradaptasi saat new normal datang. Serta gunakan softwear yang membantu meringankan bisnis kamu. Genie Omnichannel dapat membantu meringankan bisnis kamu hanya dengan satu sistem. Jadi tunggu apalagi? Segera bergabung bersama Genie di link ini https://seller.genie.shop/login?isRegist