Mungkin halaman website kamu sudah berada di halaman pertama dari hasil pencarian Google untuk berbagai kata kunci. Akan  tetapi, website kamu belum juga mencapai jumlah trafik yang diharapkan. Nah ini pertanda kalau website kamu memiliki CTR yang kurang.

Sedangkan jika angka impression halaman website kamu sudah tinggi, tetapi jumlah CTR masih rendah, kamu akan berpikir apa yang salah dengan SEO yang sudah kamu terapkan. Sebelum kamu memikirkan itu, ada baiknya untuk kamu memahami CTR dan impression terlebih dahulu.

Click Through Rate (CTR) adalah rasio jumlah klik terhadap jumlah impression. Biasanya klik bersumber dari hasil pencarian organik. Sedangkan impression adalah jumlah munculnya halaman website kamu di hasil pencarian Google. 

Dan seperti yang sudah disebutkan, muncul di halaman pertama hasil pencarian Google saja menjamin organik  CTR yang tinggi. Berikut ini adalah cara efektif untuk meningkatkan organik CTR website kamu.

  1. Pahami Audiens

Kesalahan pertama yang sering terjadi dan yang paling sering kamu lakukan adalah tidak memahami audiens yang akan dijangkau. Seringkali pembuat website menentukan topik yang akan ditulis berdasarkan penilaian subjektif, tanpa mempertimbangkan siapa yang akan datang ke website kamu.

Nah, itulah alasan pentingnya melakukan riset sebelum membuat konten. Membuat konten tanpa riset keyword bisa berakibat pada satu dari dua hal berikut. Pertama, tidak ada orang mencari topik yang sudah kamu masukan ke dalam Google. 

Kedua, jika kamu menulis konten tanpa melakukan riset keyword adalah apa yang sudah kamu tulis tidak sesuai dengan maksud atau search intent dari para pencari. Search intent atau maksud pencarian adalah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu.

  1. Tingkatkan Kualitas Judul

Ketika pengguna Google melakukan pencarian, mereka hanya memerlukan beberapa detik saja menentukan halaman website mana yang akan dikunjungi. Jadi kamu hanya punya waktu yang sedikit untuk menarik perhatian mereka.

Menurut riset Copyblogger, hanya 20 persen orang yang membaca judul dan membaca artikelnya, sedangkan 80 persen hanya membaca judulnya saja tanpa membaca sama sekali. Oleh karena itu, judul menentukan betapa pentingnya sebuah website yang kamu masukan dalam pencarian Google.

  1. Manfaat Structured Markup

Ketika melakukan pencarian di Google, mungkin kamu pernah menemukan beberapa pencarian. Selain judul, URL, dan meta description, halaman website ini juga menampilkan rating. Sedangkan rating yang dimaksud adalah salah satu bentuk dari structured markup.

Structured markup atau sering disebut sebagai skema markup adalah kode yang bisa kamu tambahkan di konten untuk meningkatkan kualitas hasil pencarian. Biasanya kode structured markup bisa menampilkan rating, waktu acara, bintang review, hingga harga produk.

Kamu sendiri bisa menambahkan structured markup dengan menggunakan “plugin”. Beberapa plugin structured markup yang bisa kamu gunakan adalah Schema Pro, WP Review, WP Product Review, dan All In One Schema Rich Snippet.

  1. Dapatkan Featured Snippets

Ini adalah cara meningkatkan CTR yang paling baik. Featured Snippets adalah fitur hasil pencarian dari Google yang menampilkan jawaban singkat dari kata kunci yang dimasukkan oleh pencarian. Konten featured snippets diambil dari ringkasan halaman website yang menurut Google paling solutif dan sesuai dengan apa yang diinginkan pencari.

Berikut adalah beberapa tips agar konten kamu mendapatkan featured snippets. Pertama, cek terlebih dahulu kata kunci yang ingin kamu targetkan. Kedua, jawab pertanyaan pencari dengan jelas di konten kamu. Ketiga, memaksilkan penggunaan heading di konten kamu. Keempat, buat alur konten yang terstruktur sehingga Google bisa memahami konten kamu dengan mudah. Kelima, buat konten sedetail mungkin.

  1. Monitoring Konten

Semua orang tentu berharap kontennya akan mendapatkan organik CTR dalam satu kali percobaan. Namun, nyatanya banyak situasi dan kondisi diluar dugaan. Bisa jadi banyak tren baru yang membuat kamu harus meng-update konten, kompetitor membuat konten yang lebih menarik, atau konten kamu ternyata rusak. 

Maka, periksalah apakah konten kamu kurang lengkap, atau ada kendala lainnya. Makanya, monitoring konten kamu selalu dalam kondisi yang terbaik.

Meningkatkan organik CTR sendiri bukan proses yang bisa dilakukan dalam sekejap. Diperlukan proses yang lama, dari riset keyword, hingga monitoring konten. Ini semua dilakukan untuk mendapatkan angka organik CTR yang kamu targetkan.

Jadi, bila kamu baru menerbitkan konten dan tidak langsung mendapatkan organik CTR tinggi, jangan menyerah ya. Lakukan evaluasi dan benahi konten kamu mengikuti tips di atas. Agar konten kamu akan jadi lebih baik dari segi kualitas dan kemungkinan untuk mendapatkan organik CTR yang lebih tinggi lagi.