Ketika kamu membangun sebuah usaha bisnis yang sedang dirintis pasti membutuhkan modal. Tanpa modal, mustahil bagi kamu untuk mengembangkan usaha tersebut dengan baik.

Akan tetapi, mengenai modal ini menjadi masalah tersendiri bagi siapapun. Oleh karena itu, ada beberapa alternatif untuk mendapatkan atau menambah modal usaha seperti meminjam uang di bank. Lalu apa saja jenis pinjaman uang di bank untuk modal usaha kamu?

Jenis Pinjaman yang Ditawarkan Bank

Pinjaman atau kredit di bank memiliki beberapa jenis yang ditawarkan. Jenis kredit tersebut berdasarkan pada berapa jangka waktu yang diberikan dan pelunasannya, tujuan dan peruntukannya. Sebelumnya kamu harus memahami sistem kredit yang ada pada bank.

  1. Kredit Jangka Pendek

Jenis kredit berdasarkan jangka waktu pelunasan yang pertama adalah kredit jangka pendek. Jenis kredit ini diberikan oleh pihak bank dengan jangka waktu pengembalian atau pelunasan yang relatif pendek.

Biasanya tidak lebih dari satu tahun dan orang yang memilih kredit atau pinjaman ini biasanya jumlahnya tidak begitu besar dan cocok untuk membangun usaha mikro hingga menengah.

  1. Kredit Jangka Menengah

Jenis kredit jangka menengah, berbeda dari jenis jangka pendek, untuk kredit jangka menengah ini pengembaliannya cukup lama. Sehingga banyak dipilih oleh sebagian besar orang yang ingin mendirikan usaha dengan kapasitas yang tidak terlalu besar.

Untuk jangka waktu pelunasan atau pengembalian pinjaman tersebut ada yang memiliki jangka waktu satu tahun hingga tiga tahun. Hal ini tergantung pada kontrak maupun kesepakatan awal saat kamu melakukan cara meminjam uang yang diajukan oleh bank tertentu.

  1. Kredit Jangka Panjang

Setelah itu, ada kredit jangka panjang. Banyak orang beranggapan jika kredit jangka panjang ini memiliki banyak keuntungan. Terutama dalam hal pelunasannya yang cukup lama. Pihak bank biasanya memberikan jangka waktu pinjaman kepada orang yang meminjam dalam kurun waktu di atas tiga tahun.

Kebanyakan orang yang ingin meminjam uang kepada bank juga memilih kredit ini untuk usaha dengan skala besar. Contohnya, dalam hal investasi apartemen, unit usaha restoran, perkantoran dan sebagainya. Jumlah pinjamannya pun bisa dalam jumlah besar dan sesuai dengan keperluan perusahaan atau individu yang mendirikan usaha tersebut.

  1. Kredit Komersial

Lalu, jika dilihat berdasarkan peruntukannya dalam kredit bank terdapat kredit komersial. Kredit  jenis ini diberikan untuk individu maupun perusahaan atau badan usaha yang ingin mendanai sebuah proyek tertentu.

Keuntungan dari proyek tersebut ini nantinya yang akan dibayarkan untuk pinjaman bank. Adapun jenis kredit komersial ini di antaranya kredit mikro, kredit usaha kecil, kredit usaha menengah, dan kredit korporasi.

Persyaratan meminjam modal di bank

Cara meminjam uang di bank memiliki persyaratan-persyaratan yang harus kamu penuhi. Masing-masing bank memiliki ketentuan tersendiri dalam hal pinjaman ini. Akan tetapi, pada umumnya pihak bank memiliki persyaratan umum di antaranya adalah:

  1. Usaha yang dijalankan oleh peminjam paling tidak sudah berjalan selama tiga tahun.
  2. Usaha yang dijalankan oleh pihak peminjam tidak masuk dalam kebijakan bank dan tidak dapat dibiayai berdasar kebijakan bank tersebut.
  3. Pastikan kamu tidak memiliki masalah kredit dan daftar hitam sebelumnya berdasarkan pengecekan Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan.
  4. Peminjam haruslah memiliki benda atau jaminan sesuai dengan ketentuan jaminan yang disyaratkan oleh bank. Misalnya bangunan, tanah, kendaraan, mesin dan piutang dagang.
  5. Dokumen-dokumen penting seperti identitas diri, NPWP, surat izin usaha dan dokumen lainnya yang dibutuhkan pihak bank.