Laporan keuangan merupakan hal yang wajib dibuat oleh perusahaan. Perusahaan-perusahaan membuktikan kinerjanya dalam bentuk laporan keuangan. Dengan membuat laporan keuangan yang tepat, maka hasil yang ditunjukkan akan akurat dan tepat juga. Pada artikel berikut ini akan menjelaskan cara membuat laporan keuangan perusahaan, yuk simak pembahasannya!

Apa Yang Dimaksud Dengan Laporan Keuangan ?

Menurut PSAK No. 1 (2015: 1), “Laporan keuangan adalah penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas.” Laporan ini menampilkan sejarah entitas yang dikuantifikasi dalam nilai moneter.

Pengertian Laporan  Keuangan  menurut PSAK  1 (2015:2)  adalah sebagai berikut: Laporan  keuangan merupakan  bagian dari  proses  pelaporan  keuangan.

Laporan  keuangan  yang  lengkap  biasanya  meliputi  neraca,  laporan laba rugi,  laporan  perubahan  posisi  keuangan  (yang  dapat  disajikan dalam berbagai cara misalnya, sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana), catatan  dan  laporan  lain  serta  materi  penjelasan  yang  merupakan bagian integral dari laporan keuangan. 

Kapan Perusahaan Membuat Laporan Keuangan ?

Pembuatan laporan keuangan dibuat dan disusun dalam periode waktu tertentu. Untuk perusahaan biasanya membuat laporan keuangan pada akhir periode akuntansi. Periode akuntansi ini biasanya beragam, ditentukan oleh keperluan perusahaan. Ada yang dilakukan setiap akhir bulan dan yang paling umum adalah periode setiap akhir tahun.

Laporan keuangan biasanya disajikan oleh perusahaan yang menjalankan usaha. Secara umum perusahaan memiliki tiga jenis laporan keuangan perusahaan yaitu perusahaan dagang, jasa dan manufaktur. Berikut ini hal yang membedakannya ketiga jenis usaha tersebut dalam laporan keuangan perusahaan dagang, laporan keuangan perusahaan jasa dan laporan keuangan perusahaan manufaktur :

Sistem Akuntansi
Perusahaan DagangPerusahaan ManufakturPerusahaan Jasa
Persediaan barang daganganPersediaan barang bakuTidak memiliki persediaan barang
Pembelian Persediaan dalam proses produksiTidak memiliki Harga Pokok Penjualan (HPP)
Harga Pokok Penjualan (HPP)Persediaan bahan pembantu
Persediaan barang jadi
Pembelian 
Harga Pokok Penjualan (HPP)
Ada akuntansi biaya

Siapa Yang Menyusun Laporan Keuangan ?

Ada beberapa pihak yang terkait yang terlibat dalam penyusunan laporan keuangan, terbagi atas pihak internal dan pihak eksternal, yaitu:

Pihak Internal

Pihak internal yang terkait dalam hal penyusunan laporan keuangan adalah :

  • Direktur, sebagai pendiri perusahaan yang memegang kendali atas berjalannya perusahaan, sebagai direktur juga memegang kuasa penuh dalam menilai laporan keuangan.
  • Accounting atau Staff accounting, bagian inilah yang bertanggung jawab dalam menyusun laporan keuangan perusahaan sebelum disajikan ke pihak lainnya.
  • Karyawan, membutuhkan informasi atas laporan keuangan agar dapat mengetahui kinerja perusahaan.

Pihak Eksternal

Pihak eksternal yang terkait dalam hal penyusunan laporan keuangan adalah:

  • Investor, informasi mengenai laporan keuangan diperlukan karena terkait dengan penanaman modal ke perusahaan. Investor wajib mengetahui laporan keuangan perusahaan agar dapat mengetahui kinerja perusahaan apakah bagus atau tidak.
  • Kreditor, dalam hal peminjaman uang, perusahaan perlu menyajikan laporan keuangan kepada pihak kreditor.
  • Supplier, membutuhkan informasi laporan keuangan agar dapat mengetahui apakah perusahaan masih mampu membayar hutang.
  • Pemerintah, agar dapat mengetahui kewajiban perpajakan yang harus dibayar oleh perusahaan, apakah sudah sesuai atau tidak dengan peraturan perpajakan.
  • Masyarakat, sebagai bahan penelitian ataupun yang lainnya dalam konteks yang sehat.

Bagaimana Membuat Laporan Keuangan Perusahaan ?

Cara membuat laporan keuangan sederhana perusahaan adalah sebagai berikut :

  1. Mengumpulkan bukti-bukti transaksi 
  2. Mencatat semua transaksi tersebut ke dalam jurnal
  3. Memposting jurnal ke dalam buku besar
  4. Menyusun neraca saldo 
  5. Membuat jurnal penyesuaian
  6. Menyusun neraca saldo setelah penyesuaian
  7. Menyusun laporan keuangan

Tahapan Membuat Jurnal Penyesuaian 

Jurnal penyesuaian perlu dibuat setelah membuat laporan neraca saldo dan melanjutkannya ke laporan laba rugi, berikut beberapa jenis akun yang harus dibuat jurnal penyesuaian :

  • Beban dibayar dimuka, adalah beban sudah dibayar di awal tetapi belum digunakan manfaatnya. Contoh beban sewa, beban asuransi, beban periklanan, dll
  • Beban yang masih harus dibayar, adalah beban yang sudah terjadi tetapi belum dibayarkan. Contohnya beban bunga.
  • Pendapatan diterima di muka, adalah pendapatan yang dibayarkan terlebih dahulu, kemudian diberikan jasa atau barangnya. Contohnya: pendapatan jasa iklan,dll
  • Pendapatan yang masih harus diterima, adalah barang atau jasa diberikan terlebih dahulu, baru menerima pembayarannya. Contohnya: pendapatan bunga. 

Metode Apa Saja Yang Digunakan Untuk Menghitung Laporan Keuangan Perusahaan?

Untuk menghitung laporan keuangan perusahaan, biasanya dibagi dalam lima jenis laporan keuangan yaitu : laporan laba rugi, laporan neraca, laporan arus kas, laporan perubahan modal dan catatan atas laporan keuangan. 

Laporan Laba Rugi

Dalam laporan ini menerangkan hasil dari kegiatan operasional perusahaan selama periode waktu tertentu. Biasanya disajikan dalam bulanan atau tahunan.

Laporan Neraca

Dalam laporan ini berisikan informasi mengenai posisi keuangan perusahaan. Berupa aset, kewajiban dan modal.

Laporan Arus Kas

Dalam laporan ini berisikan informasi mengenai pendapatan perusahaan dan pengeluaran perusahaan selama periode waktu tertentu. Semua hal yang terkait dengan transaksi keuangan tercatat di dalam laporan ini.

Laporan Perubahan Modal

Dalam laporan ini menjelaskan perubahan modal yang terjadi selama periode waktu tertentu. Fungsinya agar investor dapat mengetahui apa yang terjadi dengan perusahaan yang terkait.

Catatan atas Laporan Keuangan

Dalam laporan ini menyajikan informasi tambahan mengenai laporan keuangan yang berfungsi untuk memberikan informasi lebih ke pembaca ataupun investor.

Untuk pembahasan lengkap mengenai lima jenis laporan keuangan diatas dapat dibaca disini.

Contoh laporan keuangan lainnya dalam membuat laporan keuangan organisasi, laporan keuangan pribadi, laporan keuangan excel dapat dilihat pada link ini.

Berbisnis Online Makin Lancar Kalau Pakai Genie!

Omnichannel Genie merupakan sebuah platform yang mendukung penjualan dalam bisnis online Anda dengan fitur-fitur yang canggih dan lengkap, salah satunya fitur laporan penjualan. Anda tidak perlu repot-repot untuk menganalisis bisnis jika punya toko lebih dari satu, cukup pakai Genie, semuanya beres!

Dalam fitur laporan penjualan, Anda dapat memilih kategori data yang ingin ditampilkan, misalnya toko, produk, atau yang lainnya. Nanti, Anda bisa download semua file yang ada jadi satu. Mudah, kan? Hemat waktu pula! Yuk, daftar Genie sekarang!

Tentang Genie Indonesia

Genie Omnichannel adalah solusi All-In-One untuk e-commerce berbasis Cloud yang menyediakan rangkaian lengkap manajemen ritel untuk meningkatkan penjualan dan efisiensi kerja untuk online dan offline. Kamu dapat mencoba gratis 7 Hari Genie Omnichannel Sekarang

  1. Mengelola pesanan dan stok untuk semua toko online Anda
    • Update secara otomatis pesanan dan stok
    • Mengelola stok produk yang terjual cepat dengan mudah
    • Memproses pesanan dan pengiriman dalam satu sistem
  2. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Genie
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan
  3. Mengelola penjualan dengan sistem manajemen digital
    • Membership dan database pelanggan secara menyeluruh
    • Prediksi bisnis dengan Fitur Analisa Bisnis di Genie
    • Memantau laporan dengan menyesuaikan data, keuntungan, dan laporan pelanggan

Ayo Daftar Genie Sekarang!

Kamu bisa Tingkatkan penjualan kamu, menghemat biaya dan waktu kamu hanya dengan Genie!