Kamu sebagai pelaku bisnis online pasti sangat paham platform apa saja yang akan mendatangkan keuntungan untuk bisnis kamu.

Tapi jangan sampai karena salah satu platform yang memiliki banyak proses pesanan, kamu mengabaikan platform lainnya. Memiliki banyak proses pesanan pasti akan berhubungan pula dengan manajemen pesanan dan manajemen stok ketersediaan produk yang kamu miliki.

Setelah mengelola ketersediaan produk di banyak channel marketplace, kamu juga masih harus memikirkan strategi perputaran stok barang di gudang agar proses penjualan bisa berjalan dengan lancar.

Beberapa strategi yang perlu kamu lakukan antara lain:

  1. Kategorikan Barang

Penting bagi kamu untuk mengkategorikan semua produk sesuai dengan prioritas penjualan kamu. Mengkategorikan produk ini dapat membantu kamu untuk memahami produk mana yang lebih sering dipesan pada waktu tertentu, lalu produk mana yang bernilai tinggi untuk bisnis kamu. Pelajari juga target pasar masing-masing channel marketplace. Umumnya, kategorikan barang dilakukan sesuai dengan nilainya.

  1. Prediksi Pergerakan Stok Barang

Strategi selanjutnya adalah membuat prediksi pergerakan stok barang yang kamu jual. Artinya, kamu harus memperkirakan jumlah stok barang yang dibutuhkan selama beberapa waktu ke depan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadi kekurangan maupun kelebihan stok barang. Dengan membuat perkiraan, kamu bisa mempersiapkan stok barang yang cukup untuk waktu atau event marketplace tertentu.

  1. Periksa Barang secara Berkala

Kehilangan atau kerusakan adalah kedua hal yang sangat dan harus kamu hindari. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu perlu melakukan pemeriksaan barang secara berkala di gudang penyimpanan. Pastikan ketersediaan barang sesuai dengan laporan yang ada, sehingga jumlah stok yang sudah tercatat tidak berkurang.

  1. Berikan Kode SKU

Jika menjual berbagai produk dalam beberapa warna dalam jumlah yang banyak, strategi yang tepat adalah menciptakan kode SKU atau “Stock Keeping Unit” yang sederhana. Hal ini akan memudahkan kamu untuk mengetahui jenis barang yang lebih spesifik saat ada proses pesanan. Kode SKU yang mudah untuk diingat adalah inisial nama produk yang dijual.

Atau kamu bisa melakukan integrasi marketplace, agar semua stok produk kamu dapat terhitung di dalam sistem dan kamu lebih mudah untuk memonitor produk kamu sendiri.

  1. Gunakan Tempat penyimpanan yang Efisien

Agar terhindar terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya apabila produk kamu ditempatkan di tempat yang efesien agar menjadi lebih rapi. Dengan penataan yang rapi, otomatis barang yang rusak dan hilang akan berkurang. Selain itu, kamu juga akan lebih mudah untuk menemukan barang yang akan kamu packing karena terjual.

  1. Lacak Barang di Semua Marketplace

Menjual produk di lebih dari satu channel marketplace mengharuskan kamu untuk semakin teliti dalam memeriksa persediaan barang. Hal ini bertujuan untuk menghindari kekosongan stok saat permintaan barang melonjak. Untuk itu, kamu bisa melakukan integrasi marketplace ke dalam Genie Store sekaligus melakukan export pesanan dengan Genie .

Dengan Genie Store, manajemen pesanan juga menjadi lebih mudah karena semua proses pesanan yang masuk dari berbagai macam marketplace dapat diproses dalam satu sistem Genie. Dan stok produk kamu akan berubah secara otomatis setiap kali proses pesanan terjadi.