strategi-pemasaran-untuk-menjalankan-bisnis-kuliner

Strategi Pemasaran untuk Menjalankan Bisnis Kuliner – Menentukan bisnis apa yang bisa dijalankan memang terlihat gampang-gampang susah. Tapi, ada bisnis yang akan selalu memiliki tempat di hati pelanggan yaitu bisnis kuliner.

Akan tetapi, bisnis kuliner memang sering membuat bosan para pelanggan, dengan jenis yang monoton. Oleh karena itu, kamu harus bisa memikirkan jenis bisnis kuliner yang lebih inovatif untuk menarik para pelanggan untuk mencoba. Banyak cara untuk menentukan bisnis kuliner apa yang bisa kamu jual, karena Indonesia sendiri memiliki banyak sekali ragam makanan & minuman.

Setelah kamu menentukan bisnis kuliner apa yang mau kamu jual, sekarang kamu bisa memikirkan beberapa strategi pemasaran dalam produk makanan & minuman yang bisa kamu jalankan agar bisnis kuliner kamu memiliki banyak pelanggan.

1. Menentukan Target Pasar

Banyaknya masyarakat Indonesia yang memiliki selera yang berbeda dalam menentukan apapun, sama halnya dengan untuk memilih makanan & minuman. Ada yang suka makanan pedas, minuman kopi, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, kamu harus bisa menentukan target pasar dari produk makanan & minuman yang kamu akan jual nantinya. Menentukan target pasar itu sangat penting, karena menentukan keberhasilan promosi lebih maksimal dan membuat bisnis kuliner yang kamu jual memiliki banyak pelanggan.

2. Memiliki Nama dan Logo yang Menarik

Tentunya nama dan logo bisnis kuliner kamu juga sangatlah penting. Karena, nama dan logo tersebut menjadi lambang atau identitas atas bisnis kuliner yang akan kamu jual nantinya. Kamu harus mempertimbangkan nama dan logo yang mudah diingat oleh pelanggan kamu. Dengan nama atau logo yang mudah diingat, juga bisa membantu promosi bisnis kamu untuk bisa dikenal lebih luas oleh pelanggan.

3. Kemasan yang Menarik

Kemasan produk juga menjadi elemen penting dalam bisnis kuliner, dengan kemasan yang menarik juga bisa menarik banyak pembeli yang akan membeli makanan & minuman kamu lho. Kamu dapat membuat kemasan tersebut sederhana dan unik tapi tidak terlihat murahan.

Dari kemasan yang unik juga meningkatkan daya ingat pelanggan akan produk makanan & minuman kamu. Kamu bisa menentukan tema untuk kemasan makanan & minuman kamu, agar terlihat lebih sesuai dengan identitas dari bisnis kuliner kamu.

4. Menggunakan Layanan Pesan Antar

Pada tahun ini, sudah banyak masyarakat Indonesia yang lebih senang memanfaatkan layanan pesan antar ketimbang langsung datang ke gerai makanan & minuman. Hal ini dipengaruhi dengan adanya pandemi yang mengharuskan untuk di rumah saja.

Oleh karena itu, kamu bisa memberikan layanan jasa pesan antar untuk makanan & minuman kamu. Apabila kamu bingung karena tidak memiliki pegawai yang mengantarkan, kamu bisa mendaftarkan makanan & minuman kamu ke aplikasi Gofood ataupun Grabfood. Dengan begitu pelanggan kamu tidak perlu repot lagi untuk membeli makanan & minuman yang kamu jual.

5. Gunakan Media Sosial

Memasarkan produk makanan & minuman kamu menggunakan media sosial pada zaman sekarang kiranya wajib untuk dilakukan. Sudah banyak sekali orang yang mengetahui kuliner yang menarik melalui media sosial, dan itu menjadi kesempatan kamu. Jangan lupa juga untuk memikirkan foto atau video yang kamu unggah ke media sosial. Pastikan konten makanan & minuman kamu menarik rasa lapar pelanggan kamu.

6. Menggunakan Jasa Endorsement

Strategi pemasaran selanjutnya adalah menggunakan jasa endorsement. Sebenarnya memang biaya yang kamu keluarkan tidak akan sedikit untuk menggunakan jasa endorse yang sudah cukup terkenal. Tetapi percaya tidak percaya cara ini terbilang sangatlah efektif untuk mendatangkan pelanggan atau minimal memperkenalkan produk makanan & minuman kamu.

Begitulah kira-kira beberapa strategi pemasaran untuk kamu berjualan makanan & minuman yang bisa dicoba. Memiliki banyak pelanggan memang menjadi idaman semua para pelaku bisnis kuliner. Akan tetapi, kamu harus tetap menjaga higienis dan cita rasa yang konsisten dari makanan & minuman ya!