Bisnis online dan offline memiliki banyak perbedaan, khususnya dalam kegiatan pemasarannya. Bisnis online biasanya memiliki biaya lebih murah dalam pemasaran dan promosinya, bisa dibilang modal yang dibutuhkan lebih terjangkau dibanding dengan kegiatan offline yang butuh modal besar.

Ternyata, perbedaan bisnis offline dan online bukan hanya pemasarannya saja, tetapi juga target konsumen pemasaran juga berbeda. Jadi, ini dia perbedaan target konsumen pemasaran online dan offline.

Jangkauan yang Berbeda

Target konsumen pemasaran online dan offline berbeda-beda.

Bisnis offline, umumnya, toko offline hanya bisa melayani konsumen pada daerah tertentu saja, itu juga apabila konsumennya sedang mencari produk yang kamu jual. Untuk menarik konsumen, toko offline biasanya akan membagikan brosur kepada calon konsumen.

Bisnis online, biasanya strategi online menggunakan digital marketing. Jadi jangkauan konsumen online lebih luas dibanding offline. Bahkan, untuk bisnis online ini konsumennya bisa mencapai luar kota atau bahkan luar negri. Sehingga, cuan pun lebih besar.

Memiliki Strategi yang Berbeda

Baik bisnis online maupun offline memiliki target konsumen pemasaran yang berbeda berdasarkan strategi yang digunakan:

Bisnis offline, strategi pemasaran yang dilakukan untuk menarik target konsumen adalah dengan, membuat spanduk di sekitar toko atau bisa juga dengan membagikan brosur. Untuk toko yang lebih besar biasanya menggunakan iklan televisi ataupun radio. Namun, sekali lagi orang-orang yang mengunjungi toko tersebut hanya sekitaran daerah tersebut.

Bisnis online, strategi pemasaran yang digunakan untuk mencapai target konsumen pemasaran online dengan menggunakan SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing) dan sosial media. Jadi, cangkupan untuk memilih pelanggan jauh lebih luas dan lebih spesifik.

Pengenalan Brand

Untuk bisnis online dan offline target konsumen pemasarannya juga bisa dibedakan dengan pengenalan brand.
Bisnis offline, konsumen yang membeli ke toko offline umumnya karena toko tersebut sudah terpercaya. Mereka tidak mau mengambil resiko untuk membeli di toko yang belum terpercaya. Jadi, toko offline itu tersebut pun membutuhkan promosi lagi besar lagi agar orang-orang mengenal produk mereka.

Bisnis online, berbeda dengan offline, target konsumen pemasaran online ini yang membeli di toko online. Umumnya mereka tidak peduli dengan brand. Anehnya, mereka lebih percaya dengan toko yang brand tidak ketahui dan lebih mementingkan kualitas serta harganya terjangkau.

Customer Experience


Selanjutnya yang membedakan target konsumen pemasaran online dan offline adalah customer experience-nya:

Bisnis Offline, jika suatu produk memiliki harga terjangkau dan kualitas yang bagus, umumnya akan memiliki pelanggan yang setia. Dan apabila mereka memiliki pengalaman yang baik di toko tersebut, nantinya akan disebarkan dari mulut ke mulut. Namun, jangkauannya lebih sempit karena hanya dari teman ke teman.

Bisnis Online, selanjutnya, konsumen yang berbelanja di toko tersebut jika puas terhadap pelayanan yang diberikan langsung memberi review terhadap toko tersebut. Jadi langsung berdampak pada pelanggan baru yang melihat review yang diberikan.

Jadi, itu dia yang membedakan konsumen pemasaran online dan offline. Dengan mengetahui perbedaan keduanya kamu bisa menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk konsumen kamu.

Dan jangan lupa, untuk membantu bisnis kamu, Gunakan softwear Omnichannel Genie yang bisa membantu kamu berjualan di berbagai platform hanya dengan satu sistem. Dengan begitu, bisnis kamu akan lebih berkembang dan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak lagi.